Friday, March 9, 2012
Pendapatan Perkapita Negara Maju dan Berkembang
Do you like this story?
NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG
Kegiatan pertanian di negara berkembang dibantu dengan alat tradisional, sedangkan di negara maju dilakukan dengan mesin
Salah
satu ciri dari negara berkembang adalah sebagian besar masyarakatnya
bekerja sebagai petani. Kegiatan pertanian yang dilakukan masih
menggunakan peralatan tradisional, dan mengandalkan tenaga hewan dan
manusia. Lalu, apakah di negara maju tidak mengenal pertanian? Tentu
saja negara maju juga masih mengenal pertanian meskipun hanya sebagian
kecil saja. Tetapi perbedaannya terletak pada peralatan dan teknologi
yangdigunakan. Pertanian di negara maju menggunakan peralatan modern
berupa traktor untuk mengolah tanah.
A. Pengertian Negara Maju dan Negara Berkembang
Dalam konteks ekonomi internasional,
dikenal dengan istilah “negara maju” dan “negara berkembang”. Kedua
istilah tersebut merupakan penggolongan negara-negara di dunia
berdasarkan kesejahteraan atau kualitas hidup rakyatnya. Negara maju
adalah negara yang rakyatnya memiliki kesejahteraan atau kualitas hidup
yang tinggi. Sedangkan negara berkembang adalah negara yang rakyatnya
memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas hidup taraf sedang atau
dalam perkembangan. Negara yang digolongkan sebagai negara maju terdapat
di benua Eropa terutama kawasan Eropa Barat serta Amerika (Utara)
Misalnya Belanda, Perancis, Inggris, Amerika Serikat, dan lain-lain.
Sedangkan yang digolongkan negara berkembang terdapat di Benua Asia,
Afrika, dan Amerika Selatan (Latin). Di kawasan Asia terdapat beberapa
negara maju seperti Jepang, Australia, Korea Selatan dan Selandia Baru.
Tolok ukur atau indikator dalam penggolongan negara sebagai negara maju
atau negara berkembang sebagai berikut.
1. Pendapatan Perkapita
Pendapatan perkapita merupakan
indikator terpenting dalam mengukur tingkat kesejahteraan rakyat suatu
negara. Sebuah negara dikatakan makmur apabila rakyatnya memiliki
pendapatan perkapita yang tinggi. Namun demikian, tingginya pendapatan
perkapita bukan penentu kemakmuran suatu negara. Meskipun negara itu
pendapatan perkapitanya tinggi, namun jika terjadi perang saudara di
dalam negara tersebut, maka tidak dapat disebut sebagai negara
makmur/sejahtera. Karena dengan adanya peperangan banyak menimbulkan
kematian, penderitaan, dan rasa tidak aman.
2. Jumlah Penduduk Miskin
Tingkat
kesejahteraan rakyat suatu negara dapat dilihat dari angka kemiskinan.
Suatu negara dikatakan makmur/sejahtera apabila rakyatnya yang hidup
miskin berjumlah sedikit saja.
3. Tingkat Pengangguran
Salah satu ciri yang membedakan
antara negara maju dan negara berkembang adalah tingkat pengangguran. Di
negara maju umumnya tingkat penganggurannya rendah. Sebaliknya di
negara berkembang biasanya tingkat penganggurannya tinggi.
4. Angka Kematian Bayi dan Ibu Melahirkan
Salah satu ciri yang membedakan
antara negara maju dan negara berkembang adalah angka kematian bayi dan
ibu melahirkan. Di negara maju umumnya angka kematian bayi dan ibu
melahirkan rendah. Hal ini disebabkan penduduk mampu membeli makanan
yang bergizi, mampu membeli pelayanan kesehatan dan obatobatan yang
memadai. Sebaliknya di negara berkembang angka kematian bayi dan ibu
melahirkan relatif tinggi. Hal ini disebabkan penduduk tidak mampu
membeli makanan yang bergizi, tidak mampu membeli pelayanan kesehatan
dan obat-obatan yang memadai, karena pendapatannya rendah.
5. Angka Melek Huruf
Angka melek huruf menunjukkan
jumlah penduduk yang dapat membaca dan menulis. Suatu negara dikatakan
maju apabila angka melek hurufnya tinggi atau angka buta hurufnya
rendah.
Selain 5 indikator tersebut di
atas, masih terdapat beberapa indikator untuk membedakan negara maju dan
negara berkembang. Indikator tersebut adalah: tingkat pendidikan, usia
harapan hidup, pengeluaran untuk kesehatan dan lain-lain.
B Ciri-Ciri Negara Maju dan Berkembang
Negara dapat dikategorikan
menjadi negara maju atau berkembang. Dasar pembedanya antara lain adalah
pendapatan rata-rata nasional dan penguasaan teknologi.
Ciri-ciri negara maju antara lain sebagai berikut.
- Pertanian termasuk peternakan dan perikanan untuk industrialisasi, dijual, diekspor.
- Aktivitas perekonomian menggunakan sarana dan prasarana modern.
- Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang menunjang industrialisasi secara cepat.
- Pendapatan rata-rata penduduk tinggi.
- Pendidikan dan keterampilan penduduk cukup tinggi.
- Sifat kemandirian masyarakatnya tinggi.
- Tidak tergantung pada alam.
- Tingkat pertumbuhan penduduk rendah
- Angka harapan hidup tinggi.
- Intensitas mobilitas tinggi.
Ciri-ciri negara berkembang antara lain sebagai berikut.
- Pertanian termasuk peternakan dan perikanan hanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri dan keluarga.
- Pada umumnya aktivitas masyarakat menggunakan sarana dan prasarana tradisional.
- Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berdasarkan pengalaman dan lamban.
- Pendapatan relatif rendah.
- Pendidikan penduduknya rata-rata rendah.
- Sifat penduduk kurang mandiri.
- Sangat tergantung pada alam.
- Tingkat pertumbuhan penduduk tinggi
- Angka harapan hidup rendah.
- Intensitas mobilitas rendah.
C. Beberapa Negara Maju dan Negara Berkembang
Untuk melihat tingkat kemakmuran
suatu negara, dapat dilihat dari aspek kependudukan dan ekonomi negara
tersebut. Antara negara maju dan negara berkembang terdapat keadaan yang
bertolak belakang pada aspek kependudukan dan aspek ekonomi. Bandingkan
data-data kependudukan dan ekonomi antara negara maju dan negara
berkembang di bawah ini!
1. Negara Maju
2. Negara Berkembang
Dari data-data di atas dapat kita bandingkan antara keadaan kependudukan dan ekonomi negara maju dan negara berkembang.
Misalnya pertumbuhan penduduk Belanda 0,3 % per tahun, sedangkan India
1,4 % per tahun. Angka Harapan hidup di Belanda 78,7 tahun, sedangkan di
India 63,5 tahun. Angka kelahiran di Belanda 1,7, sedangkan di India
2,9. Angka kematian bayi di Belanda 4,8, sedangkan di India 61,6.
Pendapatan per kapita di Belanda 36. 620 US$, sedangkan di India 720
US$. Dari data-data tersebut dapat disimpulkan bahwa kualitas hidup
penduduk di negara maju seperti Belanda jauh lebih baik daripada
kualitas hidup di negara berkembang seperti India. Negara maju memiliki
pendapatan perkapita relativ lebih tinggi daripada negara berkembang.
Implikasi dari pendapatan perkapita yang tinggi adalah kemampuan untuk
membeli bahan makanan yang lebih bergizi dan memadai. Selain itu
kemampuan membeli pelayanan kesehatan, obat-obatan pelayanan pendidikan
juga lebih baik daripada yang pendapatan perkapitanya rendah.

This post was written by: Abdul Azis
Tetap menjadi diri sendiri dalam dunia yang tak henti berusaha untuk membuatmu berubah adalah prestasi terbesar dirimu. Follow me on Twitter
